TERSAYANG
ENKAU YANG RELA Engkau permata bertulang cendana Menggali bara demi sebutir padi Mengelilingi kepala sampai lupa tentang duka Demi seekor anak ayam yang cacat dimana-mana Malam lalu ,engkau sujud tanpa redup Dengan tetesan harapan yang menggenang Mengelilingi anak ayam yang malang Kadang kala ,kandang yang menggembok sebuah harapan Lihatlah ... Kini anak ayam itu berparuh tajam ...